Jalan Tentara Pelajar Nomor 13 Yogyakarta, 55231 | (0274) 513538 | lldikti5@ristekdikti.go.id |


HOME

Berita

Sosialisasi “Google for Education”

08 Feb 2019
Akdemik dan Kemahasiswaan
437 kali

Yogyakarta (6/2), LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta bekerjasama dengan PT. Duta Digital Informatika menyelenggarakan acara bertajuk “Google for Education” di Ruang Sidang Utama. Acara yang dimulai pada pukul 14.00 WIB tersebut diawali dengan laporan panitia oleh Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya, Tunggul Priyono, S.H., M.Hum. Dalam laporannya, bak gayung bersambut penyelenggaraan acara Sosialisasi tentang Solusi Google for Education adalah kegiatan perdana penguatan akademik untuk Anjungan Penjaminan Mutu (APM). Dengan mengundang para pimpinan PTS, PTN dan Tim Pakar SPMI, Tunggul berharap acara tersebut dapat mengantarkan perguruan tinggi khususnya PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta go international melalui alternatif solusi yang ditawarkan oleh Google.

 

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA, menyampaikan harapannya agar PTS Yogyakarta menyambut dengan cepat dan baik solusi Google for Education sebagai langkah pengembangan dan persiapan mahasiswa didikannya menghadapi Revolusi Industri 4.0. Sesuai dengan pesan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi beberapa waktu lalu bahwa perguruan tinggi diminta untuk meningkatkan pembelajaran secara daring (e-learning), dimana hal tersebut juga dapat meningkatkan angka partisipasi. Pembelajaran secara daring tengah diuji coba di tujuh perguruan tinggi di Indonesia, dan Kota Yogyakarta menjadi salah satu tempat yang terpilih. Kepala Lembaga mengucapkan terimakasih kepada Sri Hargyanto Suryoprayudo selaku Chairman PT. Duta Digital Informatika sebagai partner resmi dari Google for Education, yang bersedia membagikan pengajaran daring dan membantu PTS Yogyakarta meningkatkan kuliah daring serta hal-hal yang berkaitan dengan teknologi informasi melalui Google karena saat ini tengah diperkenalkan Blended System, yakni sistem perkuliahan yang memadukan kuliah secara tatap muka dan daring.

 

 

Sosialisasi dibagi menjadi beberapa sesi dan dipandu oleh Sekretaris LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Yun Widiati, S.H. sebagai moderator. Pemaparan materi sesi pertama disampaikan perwakilan PT. Duta Digital Informatika, Sri Hargyanto Suryoprayudo. Sebelum memulai materinya, Suryo meminta para peserta mengisi kuisioner dengan membuka Google Form untuk mengetahui minat dan pengetahuan peserta mengenai keberadaan Google for Education yang sudah tersedia aplikasinya. Dengan judul Innovation in Education for New Economy atau Education 4.0, dijelaskan bahwa Google saat ini sedang mengembangkan 3 hal besar yakni Mesin Pencarian, Mesin Learning, dan Kecerdasan Buatan. Terdapat Paradigma Transformasi Pendidikan 4.0 diantaranya pembelajaran lebih flexible, adanya flipped classroom dan blended learning. Tuntutan perguruan tinggi menuju World Class University, mendorong kondisi perguruan tinggi juga memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Akreditasi, 2. Angka Partisipasi, 3. Kualifikasi Dosen (yang berpendidikan S3), 4. Kualitas hasil.

 

 

Sesi berikutnya disampaikan paparan oleh Ganis Somoedra Murharyono dan Arya Sanjaya. Melalui Google for Education banyak hal dapat dikembangkan bersama oleh perguruan tinggi. Dengan melakukan kerja sama pembelajaran dan penelitian, yang melibatkan kolaborasi dengan teknologi Google. Google memungkinkan kita terhubung dengan siapapun, meningkatkan akses pasti dengan mereplikasi kelas, melakukan pengendalian dengan pengukuran capaian kinerja perguruan tinggi sehingga mencapai positioning. Diungkapkan juga empat hal teratas yang menjadi kriteria dan kemampuan yang dibutuhkan perusahaan dari lulusan perguruan tinggi, pertama kemampuan Problem Solving, kedua Critical Thinking, ketiga Team Working dan terakhir Communications. Untuk mengembangkan dan mencapai hal-hal tersebut Google dapat memfasilitasi dengan adanya Rumah Pendidikan Digital Perguruan Tinggi, yang dapat menyediakan pelatihan dosen dan perangkat pembelajaran.

 

 

Sesi pertanyaan dibuka setelah pemaparan materi selesai. Peserta sosialisasi dengan antusias mengajukan beberapa pertanyaan terkait Google for Education dan menyatakan minatnya terhadap tawaran solusi dari Google. Bahkan beberapa PTS ada yang telah menggunakan aplikasinya namun belum melakukan MoU, diantaranya STMIK AKAKOM, STIKES Bethesda YAKKUM, Universitas Janabadra, dan lainnya. Sedangkan MoU diperlukan sebagai langkah justifikasi untuk permintaan fasilitas kepada Google. Sehingga dalam kesempatan sosialisasi tersebut adalah moment yang tepat untuk PTS Yogyakarta memperbarui kesepakatan dengan Google yang difasilitasi oleh PT. Duta Digital Informatika sebagai media partner. Adapun kebutuhan lain yang berkaitan dengan teknologi Google juga diajukan oleh PTS lain, seperti AA YKPN yang sedang mengembangkan content dan delivery mode online. Serta IKIP PGRI Wates yang memerlukan platform Google yang bisa terhubung dengan aplikasi SISTER (untuk data dosen) yang dibangun oleh Ditjen SDID, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, PT. Duta Digital Informatika akan mengirimkan formulir peminatan kepada perguruan tinggi peserta sosialisasi melalui LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta dengan menggunakan Surat Pengantar supaya lebih terkoordinir. Formulir  peminatan yang diedarkan untuk mengetahui kebutuhan dan layanan yang diperlukan oleh setiap perguruan tinggi sehingga dapat disiapkan oleh  PT. Duta Digital Informatika dan disatukan dalam sebuah sistem yang terintegrasi.

 

Berikut Materi Sosialisasi Google For Education