LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI
WILAYAH V YOGYAKARTA
Jalan Tentara Pelajar Nomor 13 Yogyakarta
IKUTI KAMI
Berita LLDIKTI V local_library Kelembagaan visibility 21587 kali
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL DIKTI
11 Okt
2019
Jumat,11 Oktober 2019

YOGYAKARTA – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan PT, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL Dikti pada tanggal 10 Oktober 2019 bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor LL Dikti Wilayah V Yogyakarta. Rapat Koordinasi Pimpinan PT, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL Dikti merupakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun. Adapun untuk tahun ini Rapat Koordinasi Pimpinan PT, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL Dikti merupakan kegiatan yang ketiga di tahun 2019 setelah kegiatan yang sama dilaksanakan pada tanggal 30 April 2019 di Universitas Islam Indonesia. Perserta Rapat Koordinasi Pimpinan PT, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL Dikti adalah seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi  di lingkungan LLDikti Wilayah V Yogyakarta, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, APTISI, ABPPTSI, KORPRI dan Pejabat Struktural  LL Dikti Wilayah V. Narasumber dalam Rapat Koordinasi Pimpinan PT, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL Dikti kali ini adalah Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt., Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta., Prof. Dr. Edy Suandi hamid, M.Ec., Rektor Universitas Widya Mataram, dan Prof. Ahhmad Fauzy, S.Si.,M.Si.,Ph.D, Tim Asesor BAN PT. Rapat Koordinasi Pimpinan PT, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL Dikti dibuka pada pukul 08.00 WIB oleh Kepala Bagian Kelembagaan, Sistem Informasi dan Kerjasama, Sukarsono Windu Kumoro, S.Kom., M.Kom.

Paparan pertama tentang Rektor Asing disampaikan olah Rektor Universitas Widya Mataran Yogyakarta, Prof.Dr. Edy Suandi hamid, M.Ec. Beliau menyampaikan tidak ada yang salah dengan gagasan mendatangkan Rektor dari warga negara lain,atau Rektor Asing, seperti pemikiran yang disampaikan Menristek Juli lalu. Kita perlu mensikapinya dengan positive thinking. Tetapi sebagai seorang akademisi, kita juga harus skeptic terhadap pemikiran-pemikiran ytang belum teruji. Ini karakteristik dari ilmuwan, yang selalu bersikap skeptic sebelum menemukan (sesuatu yang dianggap) kebenaran.

Sebagai sebuah gagasan, maka niat mendatangkan Rektor Asing, adalah sah-sah saja. Dunia semakin terbuka, borderless. Regulasi dunia, di bawah GATS, yang Indonesiaikut menandatanganinya 1994 di Marrakesh, sudah membuka sektor jasa – dengan empat moda yang dilakukan – sebagai sesuatu yang dilebralisasikan. Ini termasuk sektor pendidikan, yang kemudian didukung juiga dengan Perpres 77/2007, dan Undang - Undang nomor 12 tahun 2012 yang membuka peluang bagi lembaga pendidikan asing untuk beroperasi di Indonesia. Dalam era di mana teknologi informasi terus berkembang, dan batas-batas komunikasi antar negara semakin terbuka lebar tanpa bisa dibatasi dengan regulasi, maka liberalisasi tenaga kerja suatu saat menjadi keniscayaan.

Pada sesi paparan selanjutnya Tim Asesor BAN PT, Prof Akhmad Fauzy, S.Si.,M.Si., Ph. D. Menyampaikan terkait kinerja BAN PT kedepannya akan lebih baik dan akan memberikan kemanfaatan bagi perguruan tinggi dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di Indonesia. Rapat Koordinasi Pimpinan PT, ABPPTSI, APTISI, KORPRI dan LL Dikti ditutup pada pukul 12.00 WIB.

Materi Paparan :

Materi 1 unduh DISINI

Materi 2 unduh DISINI

Materi 3 unduh DISINI