LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI
WILAYAH V YOGYAKARTA
Jalan Tentara Pelajar Nomor 13 Yogyakarta
IKUTI KAMI
Berita PT local_library Universitas PGRI Yogyakarta visibility 484 kali
UPY Talkshow - Mahasiswa Mau Jadi Apa?
12 Mei
2020
Selasa,12 Mei 2020

UPY Talkshow adalah acara talkshow atau gelar wicara yang dikemas dengan suasana santai. Membahas persoalan hangat khususnya yang menyangkut Universitas dan mahasiswa dengan cara sederhana. UPY Talkshow atau Sansed (Santai Sedjenak) digelar di Kampus UPY Gedung baru Fakultas Sains dan Teknologi lantai 5 setiap hari jumat mulai pukul 14.00 wib dan tayang live di Instagram @upyofficial serta youtube UPY Official.

Pada jumat (8/05) lalu UPY Talkshow hadir di episode 2 dengan membahas tema “Mahasiswa Mau Jadi Apa?” dihadiri juga oleh Bapak Danuri M.Pd selaku wakil dekan 3 FKIP UPY bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama yang menjadi narasumber kali ini dan dipandu oleh host Aditya Wahana M.Kom.

Dalam acara talkshow tersebut Bapak Danuri berkesempatan menjelaskan salah satunya tentang bidang Kerjasama. Menurutnya “setiap suatu kampus, suatu negara atau apapun sifatnya adalah sosial dan tidak mungkin berdiri sendiri, artinya setiap Lembaga, Kampus, Instansi dan apapun jenisnya tentu harus bekerjasama dengan pihak lain untuk berkembang.”tegas Danuri. Salah satu contoh adalah saat ini di UPY khususnya di FKIP ada Program SeaTeacher. SeaTeacher merupakan praktik pembelajaran tetapi pelaksanaannya tidak di Indonesia melainkan di luar negeri khususnya di Asia Tenggara antara lain di Thailand, Filipina, Malaysia, dan Myanmar.”jelas Danuri. Jadi kita mengirim mahasiswa ke negara tersebut lalu mahasiswa dari negara tersebut di kirim ke Indonesia, kemudian untuk praktiknya mahasiswa akan berada disekolah-sekolah untuk mengajar sesuai bidang studinya tentunya ada syarat khusus yaitu sekolah-sekolah harus bertaraf Internasional karena akan berpengaruh bagaimana guru dan murid menguasai Bahasa asing.”lanjutnya.

Danuri juga menjelaskan apa itu mahasiswa. Menurutnya mahasiswa harus menjadi agen perubahan salah satunya adalah pola pikir, lalu perasaan bagaimana berempati, bagaimana bersosial dalam kehidupannya dan seterusnya. Jadi itulah bedanya siswa dan mahasiswa yaitu pada pola pikir dan hati, selain itu mahasiswa juga diberikan kebebasan untuk belajar tidak hanya sekedar dikelas tetapi bisa juga di intra ataupun di ekstra. Itulah kenapa di UPY banyak mengadakan kegiatan-kegiatan baik di intra maupun ekstra sehingga mahasiswa bisa berdealektika dengan orang-orang luar dan tidak hanya di kampus saja dengan begitu mahasiswa bisa lebih mengembangkan dirinya.”jelasnya.

Dengan memfasilitasi mahasiswa baik dari fasilitas SDM ataupun fasilitas-fasilitas yang bersifat fisik berupa gedung-gedung tentunya untuk mengembangkan mahasiswa untuk lebih berkembang dan berprestasi. “kita memiliki Gedung Ormawa untuk memfasilitasi sekian banyak potensi-potensi mahasiswa seperti kepramukaan, UKM Musik, Teater, Menwa, Taekwondo, Pencak Silat dan masih banyak lagi. Jadi kita memfasilitasi mahasiswa-mahasiswa untuk supaya mereka bisa berprestasi di kancah Nasional maupun Internasional baik akademik maupun non akademik.”tegas Danuri.

Lalu mahasiswa mau jadi apa? Danuri menjelaskan,”pertama mahasiswa yang terpenting bisa menjadi agen perubahan dari pola pikirnya dan perasaannya, berubah untuk dirinya sendiri bagi masyarakat dan sosial, utamanya untuk bangsa dan negaranya seperti kepedulian bagaimana saat seperti masa covid ini, itulah “Humanism”. Kemudian kita harus memiliki rasa global tetapi produk local itulah “Glokal”, dan terakhir kita sebagai mahasiswa maupun yang sudah lulus harus mempunyai jiwa “Entrepreneur” jiwa wirausahawan, jadi selama kita memiliki jiwa entrepreneur kita masih bisa bertahan dan akan selalu survive. Seperti slogan Universitas PGRI Yogyakarta yaitu “Humanism, Glokal, Entrepreneur”. Tegas Danuri.

sumber: http://upy.ac.id/berita/upy-talkshow-mahasiswa-mau-jadi-apa